Mengenal Istana Negara

Published Oktober 1, 2009 by nanawidya

Istana Negara dibangun pada tahun 1796 oleh pria warga negara Belanda, J.A Van Braam yang digunakan untuk tempat peristirahatannya. Kemudian pada tahun 1816, bangunan ini diambil alih oleh pemerintahan Hindia Belanda untuk digunakan sebagai pusat kegiatan pemerintahan juga sebagai tempat kediaman para Gubernur Jenderal Belanda. Pada waktu itu juga istana ini sering disebut sebagai Hotel Gubernur Jenderal.
Bangunan yang bergaya Yunani kuno dan memiliki luas lebih kurang 3.375 ini, mempunyai banyak peristiwa bersejarah yang penting, contohnya ketika Jenderal De Kock menguraikan rencananya kepada Jenderal Baron van der Capellen untuk menghancurkan pemberontakan Pangeran Diponegoro dan membuat strategi untuk menghadapi Tuanku Imam Bonjol. Dan juga ketika Gubernur Jenderal Johannes Van De Bosch menetapkan system tanam paksa atau Cultur Stelsel.istana
Pada tanggal 25 Maret 1947, di gedung ini terjadi perjanjian Linggarjati yang pada pihak Indonesia diwakili oleh Sutan Sjahrir sedangkan dari pihak Belanda diwakili oleh Dr. Van Mook.
Istana negara berfungsi sebagai pusat kegiatan pemerintahan negara. Contohnya digunakan sebagai tempat penyelenggaraan acara – acara yang bersifat kenegaraan, s.eperti pelantikan pejabat – pejabat tinggi negara, pembukaan kongres yang bersifat nasional dan internasional, juga sebagai tempat jamuan kenegaraan.
Sejak pemerintahan Belanda sampai masa pemerintahan Indonesia, sudah lebih kurang 20 kepala pemerintahan dan kepala negara menggunakan gedung ini sebagai kediaman resmi dan pusat kegiatan pemerintahan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: